Kurikulum
Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
Pilar Pendidikan
SMK Negeri 1 Tempel menerapkan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, relevan dengan kehidupan nyata, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja (DUDIKA).
Berpedoman pada kebijakan kurikulum dan Capaian Pembelajaran BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, guru-guru SMK Negeri 1 Tempel berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, melainkan pada pembentukan karakter etos kerja industri, kompetensi aplikatif, kemandirian, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
“Menghasilkan lulusan yang Berkarakter, Kompeten dan Berwawasan Lingkungan.”
3 Prinsip Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Tiga pilar esensial yang memandu setiap interaksi belajar di kelas, bengkel praktik, maupun teaching factory:
Berkesadaran
Peserta didik memahami tujuan belajar, terlibat aktif secara sadar, dan bertanggung jawab penuh atas proses belajarnya untuk membentuk kemandirian dan integritas.
Bermakna
Peserta didik menghubungkan ilmu pengetahuan dengan pengalaman empiris, permasalahan riil di masyarakat, serta kebutuhan aktual dunia kerja dan industri.
Menggembirakan
Peserta didik belajar dalam ekosistem sekolah yang positif, interaktif, menantang, dan menyenangkan sehingga menumbuhkan gairah belajar sepanjang hayat (lifelong learning).
Memahami • Mengaplikasi • Merefleksi
Pendekatan siklikal yang menjamin peserta didik tidak hanya menghafal konsep, melainkan menguasai kompetensi hingga evaluasi mandiri:
Memahami
Peserta didik membangun pondasi konseptual yang kokoh, mengidentifikasi prinsip-prinsip inti keilmuan, dan mengaitkannya dengan tantangan era VUCA.
Mengaplikasi
Peserta didik mempraktikkan keterampilan melalui Project-Based Learning dan Teaching Factory berstandar industri dengan sarana penunjang terkini.
Merefleksi
Peserta didik mengevaluasi proses, mengidentifikasi area pengembangan diri, mengukur ketercapaian kompetensi, serta memetakan rencana tindak lanjut.
Implementasi pada 7 Konsentrasi Keahlian
Penerapan kurikulum dirancang spesifik sesuai standar kompetensi dan kebutuhan industri di masing-masing bidang:
Teknik Logistik
Operasional pergudangan modern (warehousing), distribusi rantai pasok, penanganan kargo, dan sistem otomasi logistik.
Teknik Komputer dan Jaringan
Infrastruktur jaringan kabel & nirkabel, administrasi server Linux/Windows, cloud computing, dan keamanan siber dasar.
Bisnis Ritel
Manajemen gerai modern, visual merchandising, manajemen inventaris barang dagangan, dan pelayanan pelanggan prima.
Bisnis Digital
Digital marketing terintegrasi, optimasi marketplace & e-commerce, konten media sosial kreatif, dan copywriting bisnis.
Manajemen Perkantoran
Tata kelola kearsipan digital, otomatisasi tata persuratan, komunikasi bisnis multibahasa, dan layanan kesekretariatan prima.
Manajemen Logistik
Manajemen rantai pasok strategis, procurement barang & jasa, manajemen armada distribusi, dan sistem inventaris digital.
Akuntansi
Siklus akuntansi lengkap (jasa, dagang, manufaktur), aplikasi akuntansi komputer (Spreadsheet, Accurate/MYOB), dan perpajakan terapan.
Landasan Kebijakan
Pengembangan kurikulum dan sistem asesmen di SMK Negeri 1 Tempel taat asas dan berlandaskan pada regulasi resmi Kementerian Pendidikan:
Keputusan Kepala BSKAP Kemendikbudristek (Nomor 046/H/KR/2025)
Acuan resmi Capaian Pembelajaran pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Kejuruan.
Panduan Pembelajaran dan Asesmen Edisi Revisi 2025
Pedoman komprehensif bagi pendidik dalam merancang alur tujuan pembelajaran, pelaksanaan asesmen formatif-sumatif, dan evaluasi hasil belajar.
Panduan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Rujukan strategis implementasi pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan di satuan pendidikan kejuruan.